Breaking News
Trending Tags

Dipimpin Akademisi Muda, Purnama Memasuki Era Baru: Sekolah Bersejarah Sejak 1979 Tetap Aktif dan Bersiap Bangkit

  • account_circle Raditya
  • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
  • visibility 3
  • comment 0 komentar
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Andalasindo.com JAMBI — Di tengah perubahan dunia pendidikan yang begitu cepat, satu nama lama di Kota Jambi kembali menegaskan eksistensinya. Yayasan Purna Usaha Tama (Purnama) yang telah berdiri sejak 1979 ternyata hingga kini masih aktif.

Menaungi tiga satuan pendidikan, yakni SMP Purnama 3, SMA Purnama 2, dan SMK Purnama 1.
Ketiga sekolah tersebut berlokasi di Jl. Purnama, Kelurahan Suka Karya, Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi.

Bagi sebagian masyarakat, nama Purnama mungkin lebih dahulu dikenal sebagai nama kawasan atau nama jalan. Namun di balik nama tersebut, tersimpan perjalanan panjang sebuah lembaga pendidikan yang telah hadir lebih dari empat dekade.


Kini, Purnama memasuki babak baru.

Di bawah kepemimpinan Assoc. Prof. Dr. Ade Oktarino, S.Kom., M.S.I., Yayasan Purnama mulai melakukan konsolidasi, pembaruan tata kelola, penguatan mutu pendidikan, dan revitalisasi citra sekolah agar kembali dekat dengan masyarakat.


Ade Oktarino merupakan akademisi muda dengan latar belakang akademik sekaligus pengalaman sebagai praktisi. Ia juga merupakan cucu dari H.M. Zen Datuk Bandaro Basa, salah satu pendiri Yayasan Purnama Jambi.

Kehadiran generasi penerus pendiri tersebut memberi warna tersendiri dalam perjalanan Purnama saat ini. Bukan sekadar melanjutkan estafet kepengurusan, tetapi membawa semangat baru untuk meneruskan amanah pendiri dalam konteks pendidikan yang terus berubah.


“Kami tidak datang untuk mengganti sejarah Purnama. Kami datang untuk melanjutkan sejarah itu dengan cara baru. Purnama memiliki perjalanan panjang sejak 1979, dan sekarang saatnya sejarah itu kita jadikan kekuatan untuk membangun masa depan,” ujar Ade.

Purnama Masih Ada, Masih Aktif.
Salah satu pesan utama yang ingin disampaikan kepengurusan baru adalah bahwa Purnama hingga saat ini masih aktif menjalankan fungsi pendidikan.


Keberadaan SMP Purnama 3, SMA Purnama 2, dan SMK Purnama 1 menjadi bukti bahwa Purnama masih terus menjalankan perannya di dunia pendidikan Kota Jambi. Namun kepengurusan baru menyadari bahwa keberadaan saja tidak cukup.

Menurut Ade, tantangan sekolah saat ini jauh berbeda dibandingkan beberapa dekade lalu. Masyarakat semakin kritis dalam memilih sekolah, perkembangan teknologi semakin cepat, kebutuhan dunia kerja berubah, dan sekolah dituntut memiliki program unggulan yang jelas.


“Hari ini sekolah tidak cukup hanya dikenal karena sudah lama berdiri. Masyarakat ingin tahu apa keunggulannya, bagaimana kualitas pembelajarannya, bagaimana karakter siswanya, dan seperti apa masa depan yang ditawarkan kepada anak mereka,” jelasnya.

Karena itu, Purnama tidak ingin hanya bertahan sebagai bagian dari sejarah. Purnama ingin kembali tumbuh sebagai lembaga pendidikan yang relevan, adaptif, dan mampu menjawab kebutuhan generasi masa kini.

Sekolah Lama, Semangat Baru
Memasuki era baru, Yayasan Purnama menyiapkan sejumlah agenda transformasi secara bertahap.
Penguatan tata kelola lembaga menjadi salah satu perhatian penting. Selain itu, yayasan juga akan mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan kompetensi guru, revitalisasi kurikulum, pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran, serta penguatan program unggulan di masing-masing jenjang pendidikan.

SMP Purnama 3, SMA Purnama 2, dan SMK Purnama 1 akan diarahkan untuk memiliki identitas dan keunggulan yang lebih jelas. Yayasan juga akan mendorong sekolah agar lebih terbuka terhadap inovasi, kolaborasi, dan kebutuhan masyarakat.


“Kita ingin Purnama memiliki karakter yang kuat. Masing-masing sekolah harus memiliki sesuatu yang membuat masyarakat berkata: ini keunggulan Purnama,” kata Ade.

Menurutnya, transformasi bukan berarti meninggalkan nilai-nilai lama yang baik. Justru nilai yang telah diwariskan para pendiri harus menjadi fondasi untuk menghadapi masa depan.


Dari Generasi Pendiri ke Generasi Penerus
Hubungan Ade Oktarino dengan sejarah Purnama menjadi bagian penting dalam proses regenerasi tersebut.

Sebagai cucu dari H.M. Zen Datuk Bandaro Basa, salah satu pendiri Yayasan Purnama Jambi, Ade memandang kepemimpinannya bukan sekadar posisi struktural. Bagi dirinya, ada tanggung jawab moral untuk memastikan lembaga yang dirintis generasi terdahulu tetap hidup, berkembang, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.


“Bagi saya, Purnama bukan hanya nama sebuah yayasan. Ada amanah dari generasi pendiri yang harus diteruskan. Cara terbaik menghormati mereka bukan hanya mengenang apa yang sudah mereka bangun, tetapi memastikan Purnama terus bertumbuh dan melahirkan manfaat bagi generasi berikutnya,” ungkapnya.

Ia menambahkan, tantangan generasi penerus tentu berbeda dengan tantangan generasi pendiri.
Jika para pendiri dahulu berjuang menghadirkan akses pendidikan, maka generasi saat ini harus mampu menjawab tantangan kualitas, inovasi, teknologi, daya saing, dan kepercayaan masyarakat.


Mengembalikan Purnama ke Tengah Masyarakat
Salah satu fokus kepengurusan baru adalah memperkuat kembali hubungan Purnama dengan masyarakat.

Yayasan menyadari bahwa sekolah harus hadir lebih aktif di ruang publik, bukan sekadar menunggu masyarakat datang. Karena itu, Purnama akan memperkuat komunikasi melalui media sosial, membangun kembali jaringan alumni, meningkatkan hubungan dengan orang tua, serta membuka peluang kerja sama dengan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, dunia industri, dan berbagai elemen masyarakat.

Strategi penerimaan peserta didik baru juga akan dikembangkan lebih aktif.
Sekolah akan didorong untuk memperkenalkan program, keunggulan, dan identitas barunya secara lebih terbuka kepada masyarakat.


“Kami ingin masyarakat tahu bahwa Purnama masih ada dan masih aktif. Lebih dari itu, kami ingin masyarakat melihat bahwa Purnama sedang bergerak, berbenah, dan menyiapkan diri menjadi lebih baik,” tegas Ade.

Menurutnya, Purnama tidak ingin dikenal hanya karena masa lalunya. Purnama harus mampu membangun reputasi baru melalui kualitas dan pelayanan pendidikan yang dirasakan langsung oleh siswa dan orang tua.

Iman, Ilmu, Amal
Dalam proses transformasi tersebut, Yayasan Purnama tetap menjadikan “Iman, Ilmu, Amal” sebagai nilai utama. Iman menjadi dasar pembentukan karakter dan moral. Ilmu menjadi kekuatan untuk membangun kompetensi, kecerdasan, dan kemampuan beradaptasi.

Sementara Amal menjadi wujud nyata kebermanfaatan pendidikan bagi masyarakat.
Nilai tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai motto, tetapi benar-benar hidup dalam budaya sekolah, pembelajaran, perilaku siswa, serta program-program pendidikan.

Menulis Babak Baru Purnama
Setelah lebih dari empat dekade perjalanan, Purnama kini ingin membuka lembaran baru.
Bukan dengan melupakan masa lalu, tetapi dengan menjadikan sejarah sebagai pijakan untuk bergerak lebih jauh.

Di bawah kepemimpinan generasi baru, Yayasan Purnama ingin membuktikan bahwa sekolah yang telah berdiri sejak 1979 ini masih hidup, masih aktif, dan masih memiliki masa depan.


Purnama ingin kembali dikenal, kembali dipercaya, dan kembali menjadi bagian penting dari pilihan pendidikan masyarakat Kota Jambi.

“Kita tidak memulai dari nol. Kita memiliki sejarah, memiliki nama, memiliki sekolah, dan memiliki semangat. Sekarang tugas kita adalah menyatukan semua kekuatan itu untuk membawa Purnama memasuki era baru,” tutup Ade.

Purnama masih ada. Purnama masih aktif. Dan kini, Purnama sedang bersiap bangkit kembali.
Purnama — Iman, Ilmu, Amal.

Editor : Redaksi

  • Penulis: Raditya

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolda Jambi Pimpin Sertijab Kabidkum, Tekankan Profesionalisme dan Integritas dalam Penegakan Hukum

    Kapolda Jambi Pimpin Sertijab Kabidkum, Tekankan Profesionalisme dan Integritas dalam Penegakan Hukum

    • calendar_month Selasa, 11 Agt 2026
    • account_circle Raditya
    • visibility 6
    • 0Komentar

    Andalsindo.com JAMBI – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., memimpin Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Kepala Bidang Hukum (Kabidkum) Polda Jambi, Selasa (11/8/2026). Upacara Sertijab tersebut berlangsung sekitar pukul 07.45 WIB, bertempat di Lobi Gedung A Polda Jambi. Kegiatan turut dihadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Benny Ali, S.H., S.I.K., Ketua Bhayangkari Polda […]

  • Polda Jambi Perkuat Sinergi Lintas Sektoral, Deklarasikan Strategi Bersama Berantas Geng Motor

    Polda Jambi Perkuat Sinergi Lintas Sektoral, Deklarasikan Strategi Bersama Berantas Geng Motor

    • calendar_month Rabu, 8 Jul 2026
    • account_circle Redaksiandalasindo.com
    • visibility 30
    • 0Komentar

    Andalasindo.com Jambi- Kepolisian Daerah Jambi menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Strategi Penanggulangan Geng Motor di Wilayah Hukum Polda Jambi yang berlangsung di Aula Lantai III Gedung Siginjai Polda Jambi, Rabu (8/7/2026). Rakor dipimpin langsung oleh Irjen Pol. Krisno H. Siregar dan dihadiri Gubernur Jambi, Ketua DPRD Provinsi Jambi, unsur Forkopimda, pemerintah daerah, TNI, Kejaksaan, bupati serta […]

  • Dinyatakan Tidak Bersalah, Driver Ojol Muhammad Iqbal Sujud Syukur Diputus Bebas Murni

    Dinyatakan Tidak Bersalah, Driver Ojol Muhammad Iqbal Sujud Syukur Diputus Bebas Murni

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • account_circle Redaksiandalasindo.com
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Kota Jambi- Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jambi menjatuhkan vonis bebas murni terhadap driver ojek online (Ojol), Muhammad Iqbal, terdakwa kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor), dalam persidangan yang digelar pada Selasa, 6 Januari 2026. Hakim menilai Iqbal tidak terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan oleh jaksa penuntut umum. Putusan ini sekaligus […]

  • Kejaksaan Negeri Jambi Tuntut Pidana Seumur Hidup Dua Terdakwa Perkara 58 KG Sabu

    Kejaksaan Negeri Jambi Tuntut Pidana Seumur Hidup Dua Terdakwa Perkara 58 KG Sabu

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • account_circle Redaksiandalasindo.com
    • visibility 42
    • 0Komentar

    JAMBI – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Jambi menuntut pidana penjara seumur hidup terhadap dua terdakwa perkara tindak pidana narkotika, yakni Agit Putra Ramadan alias Agit bin Yurnalis dan Juniardo alias Ardo bin Guntur (alm), dalam sidang yang berlangsung di Pengadilan Negeri Jambi, Kamis (18/6/2026). Sidang dengan agenda pembacaan surat tuntutan tersebut dipimpin oleh […]

  • Rakernis Humas 2026, Polda Jambi Siapkan Strategi Komunikasi Publik dan Manajemen Media

    Rakernis Humas 2026, Polda Jambi Siapkan Strategi Komunikasi Publik dan Manajemen Media

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • account_circle Redaksiandalasindo.com
    • visibility 33
    • 0Komentar

      Jambi – Bidang Hubungan Masyarakat (Bidhumas) Polda Jambi menggelar Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Tahun 2026 dengan mengusung tema “Optimalisasi Komunikasi Publik dan Manajemen Media, Humas Polri Presisi Siap Menyukseskan Rencana Kerja Polri dan Pemerintah Dalam Rangka Mewujudkan Asta Cita Presiden RI Tahun 2026”. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai III Siginjai Mapolda Jambi, […]

  • Kapolda Jambi Pimpin Upacara Renungan Suci di TMP Satria Bakti

    Kapolda Jambi Pimpin Upacara Renungan Suci di TMP Satria Bakti

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • account_circle Raditya
    • visibility 3
    • 0Komentar

    Andalasindo.com. Jambi – Kapolda Jambi Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., memimpin Upacara Renungan Suci dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026) tepat pada pukul 00.00 WIB. Upacara yang berlangsung di Taman Makam Pahlawan (TMP) Satria Bakti tersebut dihadiri Wakapolda Jambi Brigjen Pol. K. Yani Sudarto, S.I.K., M.Si., […]

expand_less